Film 13 Days, 13 Nights (judul asli: 13 Jours, 13 Nuits) adalah film thriller politik Prancis yang disutradarai oleh Martin Bourboulon. Film ini diangkat dari kisah nyata evakuasi dramatis Kedutaan Besar Prancis di Kabul, Afghanistan, saat jatuhnya kota tersebut ke tangan Taliban pada Agustus 2021. Kisah ini berlatar pada 15 Agustus 2021, ketika pasukan Amerika Serikat mulai menarik diri dari Afghanistan dan gerilyawan Taliban bergerak mengepung ibu kota Kabul.
- Pengepungan Kedutaan: Komandan Mohamed Bida (Roschdy Zem) bertanggung jawab atas keamanan Kedutaan Besar Prancis—satu-satunya misi Barat yang masih tetap buka di tengah kekacauan . Di dalam kompleks tersebut, ia terjebak bersama sekitar 500 orang, yang terdiri dari staf diplomatik, warga lokal, dan pengungsi politik yang berisiko tinggi.
- Misi Evakuasi Mustahil: Dengan waktu yang sangat terbatas dan bantuan yang menipis, Bida harus membuat keputusan berbahaya untuk mengevakuasi seluruh orang di kedutaan menuju bandara Kabul, satu-satunya jalan keluar yang tersisa.
- Perjalanan Menuju Kebebasan: Bersama seorang penerjemah muda Franco-Afghan bernama Eva (Lyna Khoudri), Bida memimpin konvoi melewati blokade jalan dan pos pemeriksaan Taliban yang penuh ancaman . Selama 13 hari dan 13 malam, mereka berada di ambang maut, mencoba menyelamatkan nyawa di tengah kerumunan yang panik dan ancaman serangan teror.