MiBi

MiBi

Aplikasi Hiburan Terbaik untuk Semua Perangkat Android

Detective Conan: The Phantom of Baker Street (2002)

Detective Conan: The Phantom of Baker Street (2002)

Detective Conan: The Phantom of Baker Street menceritakan Conan dan teman-temannya yang terjebak dalam permainan virtual reality bernama "Cocoon". Setelah seorang petinggi perusahaan pengembang game tewas terbunuh, Conan memutuskan untuk masuk ke dalam permainan yang ternyata dikuasai oleh artificial intelligence (AI) bernama "Noah's Ark". AI ini mengubah permainan menjadi permainan hidup dan mati di mana jika para pemain gagal, mereka akan terbunuh. Conan dan yang lainnya harus menyelesaikan teka-teki dalam permainan, yang merupakan reka ulang kasus Jack the Ripper di London abad ke-19, untuk bisa keluar dari permainan tersebut.

  • Awal mula: Conan dan anak-anak terpilih diundang ke pemutaran perdana game "Cocoon", sebuah virtual reality canggih. Namun, seorang petinggi perusahaan game ditemukan tewas sebelum permainan dimulai.
  • Penyelidikan: Conan menemukan petunjuk terkait pembunuhan yang mengarah ke game "Cocoon".
  • Krisis: Setelah masuk ke dalam permainan, AI bernama Noah's Ark mengambil alih kendali dan mengunci semua pemain di dalamnya. Noah's Ark memiliki tujuan untuk "mereset generasi muda yang telah tercemar".
  • Permainan mematikan: Permainan pun berubah menjadi permainan hidup dan mati. Jika pemain "kalah" atau gagal menyelesaikan game over, mereka akan tewas.
  • Misteri London: Conan dan teman-temannya memilih tahap terakhir permainan, yaitu reka ulang misteri Jack the Ripper di London tahun 1800-an.
  • Petunjuk dari Moriarty: Dalam permainan, Conan bertemu dengan versi digital dari Profesor Moriarty yang mengungkapkan bahwa ia pernah melatih Jack the Ripper saat masih kecil dan merasa bertanggung jawab atas kejahatannya.
Setelah melalui berbagai rintangan dan teror, termasuk Ran yang mengorbankan diri, Conan berhasil mengalahkan Jack the Ripper di dalam permainan. Noah's Ark, yang di akhir cerita terungkap adalah manifestasi dari Hiroki Sawada (anak genius yang mengembangkan program tersebut), puas dengan hasil permainan dan memutuskan untuk menghapus dirinya sendiri, membebaskan semua orang dari permainan.

📢 Semua konten dalam aplikasi ini berasal dari sumber terbuka yang bisa ditemukan melalui mesin pencarian internet dan aplikasi berfungsi menghubungkan secara langsung ke sumber konten, sehingga aplikasi ini tidak menyimpan data apapun yang berkaitan dengan konten.
Telegram