Curse of the Golden Flower adalah tentang intrik dan perebutan kekuasaan di keluarga Kekaisaran Tiongkok era Dinasti Tang, yang berlatar di tengah perayaan Festival Chong Yang. Film ini berfokus pada Kaisar, Permaisuri yang sakit, dan ketiga putra mereka, dengan konflik utama muncul dari hubungan terlarang antara Permaisuri dan Putra Mahkota serta rencana Kaisar untuk menguasai seluruh keluarganya.
- Keluarga Kekaisaran: Film ini berlatar di istana kekaisaran Tiongkok saat Dinasti Tang, yang didominasi oleh keluarga kekaisaran: Kaisar (Chow Yun-Fat), Permaisuri (Gong Li), dan ketiga putra mereka, Putra Mahkota Wan (Liu Ye), Pangeran Jai (Jay Chou), dan Pangeran Yu (Qin Junjie).
- Konflik Internal: Keharmonisan keluarga retak akibat skandal perselingkuhan antara Permaisuri dan Putra Mahkota Wan. Sementara itu, Pangeran Jai yang setia menjadi khawatir akan kesehatan Permaisuri yang memburuk, sementara Pangeran Yu berupaya memanfaatkan kekacauan di keluarga untuk merebut kekuasaan.
- Rencana Kaisar: Terungkap bahwa Kaisar telah lama meracuni Permaisuri secara perlahan melalui sang tabib istana. Ia berencana untuk memperkuat kendalinya atas wilayah dan keluarganya.
- Pemberontakan dan Tragedi: Ketika festival Chong Yang tiba, Pangeran Jai memimpin pemberontakan melawan ayahnya, namun pemberontakan itu digagalkan oleh ribuan prajurit Kaisar. Pangeran Jai akhirnya bunuh diri dan secara tidak sengaja menumpahkan darah ke dalam cangkir teh beracun Permaisuri, yang membuktikan kejahatan Kaisar dan membuat Permaisuri merasa ngeri dan mengutuk bunga emas yang melambangkan kekuasaannya.