Maria adalah drama biografi yang mengisahkan hari-hari terakhir penyanyi opera legendaris Maria Callas di Paris tahun 1970-an, di mana ia merenungkan kembali hidupnya yang penuh gejolak, yang meliputi ketenaran, kesepian, kisah cinta tragis dengan Aristotle Onassis, dan perjuangan sebagai seorang seniman. Film ini menggali pergulatan batinnya antara realitas dan halusinasi, serta antara kejayaan masa lalu dan kesendirian di masa tua.
- Latar waktu dan tempat: Film berlatar di Paris pada tahun 1970-an, khususnya seminggu sebelum kematian Maria Callas pada 16 September 1977.
- Fokus cerita: Film ini menggambarkan hari-hari terakhir Callas, di mana ia terkurung di apartemennya, dikelilingi kemewahan namun merasa seperti di dalam sangkar.
- Kilas balik: Melalui kilas balik, penonton diajak melihat kembali momen-momen penting dalam hidupnya, termasuk:
- Kejayaan dan ketenarannya sebagai penyanyi opera terhebat di dunia.
- Kisah cintanya yang rumit dan penuh gairah dengan Aristotle Onassis.
- Perjuangan menghadapi identitasnya sebagai seniman yang merasa terjebak.
- Hubungannya yang bermasalah dengan ibunya dan masa kecilnya selama Perang Dunia II.
- Pergulatan batin: Inti cerita adalah pergulatan emosional Maria Callas, yang bingung antara dunia nyata dan halusinasi yang dipicu oleh obat-obatan (Mandrax). Ia berusaha mencari kedamaian di tengah kenangan yang menghantuinya.