Setelah melewati tiga petualangan menantang maut sebagai seorang Prajurit Naga, Po dipanggil oleh takdir untuk mengemban peran yang lebih tinggi, yaitu menjadi Pemimpin Spiritual Lembah Kedamaian.
Petualangan Po mencari pengganti
- Tugas baru ini menghadirkan dua masalah besar bagi Po. Pertama, ia tidak tahu apa-apa soal kepemimpinan spiritual.
- Kedua, sebelum mengambil posisi baru, ia harus menemukan dan melatih Prajurit Naga yang baru.
- Di tengah pencariannya, Po bertemu dengan Zhen, seekor rubah corsac yang merupakan pencuri licik namun memiliki keterampilan berharga. Meskipun awalnya mereka berlawanan, Po melihat potensi dalam diri Zhen.
- Di saat yang sama, ancaman baru muncul dalam bentuk penyihir jahat bernama Chameleon, seekor kadal kecil yang mampu berubah wujud menjadi makhluk apa pun.
- Chameleon sangat serakah dan mengincar Tongkat Kebijaksanaan milik Po. Tongkat ini akan memberinya kekuatan untuk memanggil kembali semua penjahat yang pernah dikalahkan Po ke alam roh, termasuk Tai Lung.
- Untuk menghentikan Chameleon, Po dan Zhen harus bekerja sama dan melakukan petualangan di luar Lembah Kedamaian, menuju kota besar yang belum pernah mereka kunjungi.
- Bersama-sama, mereka akan menghadapi musuh tangguh dan kekacauan yang terjadi, termasuk insiden saat Zhen mengkhianati Po dan menyerahkan tongkatnya kepada Chameleon.
- Pada akhirnya, Zhen menyadari kesalahannya dan membantu Po dalam melawan Chameleon.
- Dengan bantuan dari gerombolan pencuri yang direkrut Zhen, Po berhasil mengalahkan Chameleon dan mengembalikan para master yang kekuatannya dicuri.
- Po akhirnya mengumumkan Zhen sebagai penerusnya sebagai Prajurit Naga baru, sementara ia sendiri mengambil peran sebagai Pemimpin Spiritual.