Pada 1969, setelah pensiun dari profesi arkeolog, Henry "Indiana" Jones Jr. (Harrison Ford) menjalani kehidupan yang tenang sebagai profesor di New York. Ia telah melewati petualangan mendebarkan di Perang Dunia II, di mana ia dan sahabatnya Basil Shaw (Toby Jones) menemukan sebagian artefak kuno yang dikenal sebagai Antikythera (Cakram Archimedes). Mereka merebut artefak itu dari seorang ilmuwan Nazi, Jürgen Voller (Mads Mikkelsen), yang terobsesi dengan kekuatannya.
Plot utama
Beberapa dekade kemudian, Indy bertemu dengan putri baptisnya, Helena Shaw (Phoebe Waller-Bridge), yang juga seorang arkeolog dan pedagang barang antik. Helena datang untuk mencari tahu tentang Dial, yang pernah membuat ayahnya, Basil, terobsesi dan sakit. Awalnya, Indy tidak ingin terlibat lagi dalam petualangan, tetapi ia mengetahui bahwa Helena berencana menjual artefak tersebut di pasar gelap.
Namun, bahaya kembali mengintai. Jürgen Voller, yang kini bekerja sebagai fisikawan dalam program luar angkasa Amerika Serikat, muncul kembali. Voller juga mencari Dial untuk mewujudkan ambisi gilanya: kembali ke masa lalu dan membantu Nazi memenangkan Perang Dunia II dengan membunuh Adolf Hitler dan mengambil alih kekuasaan.
Indy, bersama Helena dan seorang anak muda Maroko bernama Teddy Kumar (Ethann Isidore), harus kembali berpetualang ke berbagai lokasi di seluruh dunia. Mereka harus mencegah Dial jatuh ke tangan Voller dan menghentikan rencananya yang bisa mengubah sejarah.
Puncak cerita dan resolusi
Petualangan mereka mencapai puncaknya saat Voller berhasil mengumpulkan seluruh bagian Dial dan menggunakannya untuk membuka celah waktu. Namun, Voller salah perhitungan karena pergeseran lempeng benua. Alih-alih kembali ke masa lalu dan memenangkan Perang Dunia II, ia dan krunya justru tiba di Pengepungan Syracuse, Sisilia, pada 212 SM.
Di sana, Indy dan Helena menyaksikan pesawat Voller ditembak jatuh oleh tentara Romawi yang mengira itu adalah naga. Inventor Antikythera, Archimedes, kemudian menemukan Dial dan jam tangan Voller di antara puing-puing. Setelah Voller tewas, Indy yang terluka parah awalnya ingin tinggal di masa lalu, merasa tidak ada lagi yang menunggunya di masa depan. Namun, Helena yang khawatir akan paradoks waktu, membawanya kembali ke 1969.
Di akhir film, Indy yang sudah pulih kembali dipertemukan dengan istrinya, Marion Ravenwood (Karen Allen). Mereka berdamai setelah lama terpisah akibat kematian putra mereka. Film ini diakhiri dengan Indy yang tampak melepaskan topi ikonisnya, menandakan akhir dari petualangan panjangnya.